Penggunaan media digital dirancang kontekstual sesuai kematangan emosi dan kebutuhan eksplorasi anak, bukan aturan angka kaku.
Eksplorasi & Interaksi Langsung
Kualitas Konten & Co-Viewing
Privasi & Etika Digital
Fokus utama pada stimulasi sensori dan aktivitas fisik. Media digital digunakan secara interaktif bersama orang tua sebagai sarana bercerita dan mengenal hal baru.
Pengenalan konten edukatif tepercaya. Orang tua hadir mendampingi untuk mendiskusikan apa yang dilihat serta menghubungkannya dengan kehidupan nyata.
Mulai belajar tanggung jawab mandiri, memahami pentingnya menjaga privasi, keamanan data pribadi, dan berkomunikasi dengan santun di media online.




Kesepakatan Layar dalam Keluarga
Utamakan Interaksi Langsung
Membangun area bebas layar saat makan bersama, ibadah, dan bermain di luar ruangan. Kebersamaan fisik dan dialog hangat tetap menjadi prioritas utama tumbuh kembang anak.
Rutinitas Bebas Perangkat Sebelum Tidur
Menjauhkan layar satu jam sebelum waktu tidur malam demi menjaga kualitas istirahat dan kesehatan mata. Digantikan dengan aktivitas tenang seperti membaca buku atau murajaah.
Mengenali Tanda Penggunaan Tidak Sehat
Mengamati perubahan perilaku secara empati tanpa langsung memberikan hukuman kaku.
Perubahan Suasana Hati
Penurunan Minat Fisik
Pola Istirahat Terganggu
Anak menjadi cepat marah, cemas, atau sulit tenang saat perangkat digital dialihkan ke aktivitas lain.
Enggan terlibat dalam permainan motorik, hobi kreatif, atau interaksi sosial bersama kawan dan keluarga.
Kesulitan tidur tepat waktu atau tampak lelah di pagi hari akibat paparan cahaya layar menjelang malam.
Temukan panduan lengkap Kemitraan Orang Tua dan program STEAM & Digital Citizenship untuk mendukung pembelajaran holistik anak.


